Kamis, 26 Januari 2017

RSU Murni Teguh - Bayi Tabung

Rumah Sakit Umum (RSU) Murni Teguh Memorial Hospital terus melakukan pembenahan dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan terhadap masyarakat. Selain berkomitmen tidak membedakan pasien Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dengan pasien umum, di 2015 nanti juga akan melayani program bayi tabung.

"Saya melihat pasangan suami istri yang susah mendapatkan anak, mereka harus ke Malaysia ataupun ke Australia. Atas dasar itulah di Februari 2015, kita akan menerima pasien dengan program bayi tabung. Jadi, pasien tidak perlu jauh-jauh pergi sehingga program bayi tabung bisa berhasil," kata Direktur Utama RSU Murni Teguh dr Mutiara MKT didampingi dr Jong Khai MARS kepada wartawan usai perayaan HUT RS Murni Teguh ke 2 di Jalan Jawa Medan, Jumat (12/12).

Biasanya, lanjutnya, angka keberhasilan bayi tabung sekitar 30-36 persen dan itupun jika tidak terkena goncangan seperti terkena goncangan pesawat, serta pengaruh usia sangat penting untuk keberhasilannya. "Kita tidak menganjurkan untuk pasangan yang perempuannya berusia 30 tahun, karena itu masih produktif. Biasanya dianjurkan usia 35-40 tahun. Untuk biayanya berkisar Rp40 sampai Rp60 jutaan," ujarnya.

Dikatakannya, manajemen rumah sakit mendukung program pemerintah dalam pelaksanaan pelayanan kesehatan bagi seluruh aspek masyarakat yang tidak memandang strata sosial sepanjang terdaftar, dan memenuhi semua persyaratan sebagai peserta BPJS Kesehatan. "Kita sudah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan sejak Juli 2014. Sekarang 50 persen pasien kita pemegang kartu BPJS dan seluruh ruangan penuh," tambahnya.


Apa yang telah dipersiapkan rumah sakit ini, Mutiara menambahkan, bertujuan dapat memberikan layanan kesehatan yang lebih baik dari rumah sakit luar negeri. "Jadi, semua pasien bisa mendapatkan pelayanan terbaik mulai masuk rumah sakit hingga keluar atau pulang," tutupnya.

Sebelumnya ketua umum perayaan HUT dr Andri Setiawan mengungkapkan rumah sakit telah melakukan serangkaian kegiatan sosial untuk menyambut HUT ke 2, di antaranya, donor darah, bakti sosial untuk pengungsi Sinabung bersama KADAS, gerak jalan sehat serta melakukan seminar tentang bahaya merokok, deteksi dini kanker paru, neuro atau saraf. "Kita berharap, dapat terus melakukan pembenahan dalam meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat," ungkapnya. (Dik2/h)

Referensi : Harian SIB

Tidak ada komentar:

Posting Komentar